Posted by: izzul047 on: 24 Januari 2010
Bismillahirrahmanirrahim.
Wahai para muslimin, yang dirahmati Allah SWT dengan segala kemuliaan semenjak subuh sedari tadi hingga subuh kelak kemudian. Itu semua Allah SWT hidupkan dalam setiap hati sanubari yang tetap berpegah teguh pada jalan keenaran.
Wahai para muslimin, wahai para pejuang kebenaran, wahai para aktivis yang darahnya selalu bergejolak.
Seandainya berandai-andai, jikalau pada dirimu diberikan sebuah daerah ataupun sebuah negeri, negeri dengan lingkungan yang bisa dideskripsikan tidak panas terlalu dan tidak pula dingin terlalu. Tidak manis yang terlalu dan tidak pula dengan pahit terlalu. Ia tidak gelap gulita yang terlalu dan tidak terang benderang terlalu. Dan negeri ini, wahai muslimin, tenang dan nyaman serta tidak ada yang perlu kita keluh kesahkanApakah daerah ini yang diinginkan oleh dirimu untuk menempati negeri tersebut? Apakah negeri itu ingin dirimu untuk memilikinya?
TIDAK! TIDAK‼! SESEKALI TIDAK! TIDAK KITA INGINKAN
Ketahuilah wahai pejuang kebenaran, Baca entri selengkapnya »
Posted by: izzul047 on: 14 Januari 2010
LOMBA KIMIA XV TINGKAT SMA DAN SEDERAJAT SESUMATERA
Oleh
HIMPUNAN MAHASISWA KIMIA (HIMKA) UNIVERSITAS ANDALAS PADANG
Untuk meningkatkan kreativitas siswa SMU/SMK menghadapi Era Globalisasi melalui pengaplikasian ilmu-ilmu kimia, maka kami Himpunan Mahasiswa Kimia (HIMKA) Universitas Andalas Padang bermaksud mengadakan Lomba Kimia XV untuk siswa SMU atau sederajat tingkat Sumatera.
BENTUK KEGIATAN
þ Babak Penyisihan : Ujian tulis obyektif tes
þ Babak Semifinal : Ujian tulis essay berstruktur
þ Babak Final : Cepat Tepat dan Kemampuan Laboratorium
WAKTU DAN TEMPAT
Keseluran acara LOMBA KIMIA XV
Hari/tanggal : Selasa – Kamis / 16 – 18 Februari 2010
Tempat : Auditorium UNAND Limau Manis Padang Sumatera Barat
Dengan rincian rangkaian acara sebagai berikut
Posted by: izzul047 on: 19 Desember 2009
sering kali orang bertanya dengan penasaran,,, menanyakan untuk apa semua ini,,, kata demi kata hingga terjalin menjadi sebuah kalimat dan menguntai dalam paragraf indah mengalir bagai aliran sungai nil. Aku pun tak bisa menjawab dengan pasti.. Kalau ditanya lagi apa yang membuat ku lakukan ini? Aku pun tak bisa menjawab dengan pasti,,, Seakan-akan ia ibarat candu yang mengadu dalam kalbu,,, sulit dilepaskan,,, belum pernah ku temui hal ini sebelumnya dan tidak ada pengobatannya walau ku bolak-balik sejuta halaman buku kedokteran punya temanku,,, dan jika mereka memaksa meminta jawaban. Aku menjawab yang jawabannya, “karena telah ada seorang wanita yang berwajah bulat bermatakan coklat, menginspirasikanku jika aku membayangkannya,,,”
Berbulan-bulan ku telah tersakiti oleh ia yang mencandui tak lansung pada pikirankui,,, diam-diam dengan bayangan menunggu dipersimpangan jalan awal ku bertemu,,, menanti ia berjalan melewati walau kemungkinan hanya 1 berbanding 1000. berbulan-bulan bagaikan punduk merindukan bulan,,, sejuta kata-kata dalam lembaran syair-syair dengan rembulan itu sebagai objek kuremukan seremuknya ditengah kegalauan hati,,, namun karena ku iba akan nasib kertas nan lusuh itu,,, ku kirim mereka ke koran saja daripada berakhir ke tong sampah,,, ah dunia ini…
menunggu dan tunggu takdir yang menuntun……………………………………………….
Posted by: izzul047 on: 18 November 2009

Sebuah Plamfet yang kubuat dengan memeras imaginasi tingkat tinggi dan setinggi-tingginya ,,, seindah-indahnya… plamfet tersebut atas nama BEM KM FMIPA UNAND dalam menyambut tahun baru hijiriah 1431.
Posted by: izzul047 on: 28 Oktober 2009
Aku sempat menduga menduga jikalau aku akan
Kehilangan kesempatan melihat
Wajahmu nan syahdu kembali
Ke kehilanganmu
Namun jauh setelah waktu lelah berputar
Akankah kau
Kembali datang
Seperti wajah manismu
Sama seperti dulu….
Posted by: izzul047 on: 28 Juli 2009
Sesungguhnya telah tiga bulan purnama, memisahkan aku, rindu kembali melihat wajah bulat dan mata coklat, wahai akhwat yang tidak bisa kuketikan namanya,
Adinda, dari kejauhan tempatku berada, telah sampaikah pada hatimu, seekor kupu-kupu yg kutangkap dari tempatku berada? bentuknya secantik rupamu, di sayapnya telah ku tuliskn bait-bait rinduku, padamu, isinya tergores jelas disayap kupu-kupu yang menawan itu. Tak perlu Ku ketikan lagi, cukup menjadi rahasia kita berdua.
Adinda, ketahuilah, Baca entri selengkapnya »
Posted by: izzul047 on: 28 Juli 2009
Ah,,,,,,, baru satu bulan purnama aku meninggalkan kosku, sebut saja Wisma Mujahid. WAh!!!!!!!! kangen melihat kembali wajah penghuni wisma yang begitu unik, nggak dijual dimana-mana tuh. Tapi apa boleh buat sobat, kita berpisah buat sementara waktu. Aku akan pergi KKN untuk sementara waktu, aku akan pasti kembali tapi engkau jangan nakal ya. (seperti lagu aja)
Btw, tempat KKN ini tidak begitu meyeramkan seperti yang dibayangkan. PASAMAN, begitu daerahnya. Kalau enggak PAS Baca entri selengkapnya »
Posted by: izzul047 on: 18 Juni 2009
Kalaulah ditanya untuk apa semuanya ini? Akupun tak bisa menjawabnya dengan pasti. Seakan-akan aku yang telah lama bergelut di dalam dunia ilmu pengetahuan alam tidak lagi menjadi tempatku. Tetapi rasanya menjadi seorang sastrawan sajalah. Mengapa tidak? Setiap hari bahkan setiap detiknya ide-ide keromantisanku muncul begitu saja tak seprti memperlajari ilmu kimia perlu seminggu barulah paham.
kalaupun ditanya lagi bagaimana aku bisa melahirkan untaian demi untaian kata-kata yang mengalir begitu syahdunya? akuoun tak bsa menjawabnya. dan kika ada yang bertanya. Aku hanya diam membisu bukannya pelit membagi ilmu. Apabila dipenanya bersikeras menginginkan jawabannya. Aku pun cuma bisa menjawab.
“Karena ada seorang wanita Baca entri selengkapnya »
Posted by: izzul047 on: 20 Mei 2009
Tak peduli
seberapa malam dengan bulan purnama terlewati
terdengar sebuah suara
Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
entahlah, memandang bayangannya saja ku pun tak mampu
apalagi menyebut satu nama, nama dari akhwat yang tak bisa-bisa kusebut namanya, dihadapan duniawi
nama yang pendek namun
hati ini bergetar aneh daripada yang biasanya karena merdu namanya lebihi syair
padahal bertemu dalam pertemuan pertama kami tiada berhembus angin yang mengusik kalbu
Namun waktu yang telah menrajut
diam-diam tanpa sepengetahuan akhwat yang tak bisa kujelaskan jatidirinya
Posted by: izzul047 on: 19 April 2009

Sempat
ditengah malam nan pekat
wajahku nan begitu bulat
entah mengapa menjadi pucat
menjelma ditimu bagaikan gamat
di sela pikiranku dengan cepat
senyummu tergambarkan dengan tepat
Posted by: izzul047 on: 5 April 2009
Posted by: izzul047 on: 22 Maret 2009
Sesungguhnya
sungguh begitu indah adanya
setiap untaian demi untaian
setian butiran demi untaian
intan, mutiara, permata, berlian
yang melingkar disetiap sudut
keindahan, kecantikan dan jelitanya
wanita yang kucintai
sesungguhnya
sungguh adanya indah begitu
dirinya\; wanita yang aku-
cintai segenap hidup diriku
dengan keamalan jiwanya menjadi
hiasan\; perhiasan yang menghiasi
lubuk hati sanubari aku
sangat menyenangkan dan menyenangkan
Posted by: izzul047 on: 1 Februari 2009
Zokure
keberadaanmu teman tlah berlari selama 3tahun
dan selang seminggu ini dua teman ku yangmenyayangi aku tentunya (dalam tanda kutip) sedang mengalami musibah lewat untaian sms berantai yang saling terkirimkanmujua ndak dapek diraih malang indak dapek ditolakAllhamdulillah, walau nyawa dapat disambung akan kan tetapi hanya cahaya doa yang dapat mengintip betapa telah menyehat mereka berdua saat ini Billy Hanaldo putra (06 132 055) dan Dewi Permata Sari (06 132 061) mereka berdua terbaring lemah di rumah sakit berbeda karena sakit yang berbeda tentunya yang terjadi dalam rentang waktu yang berbeda ah, sudahlah terlalu tragis untuk diceritakan ….
Posted by: izzul047 on: 29 Januari 2009
ya ALLAH
dulu dan kini aku menaruh rasa
pada seorang
akhwat
“yang tidak bisa ku ketik namanya”
“yang tidak bisa ku ketik dimana rumahnya”
hanya perasaan diam-diamku padanya yang sanggup keketikkan
meski kisah ku ini
tak seheboh seperti film hollywood
tak seroman seperti film bollywood
tak sewarna-warni seperti animasi jepang
tak sekeras dan seplagiat seperti sinetron indonesia
untuk seorang akhwat “yang tidak bisa ku ketik namanya”
Posted by: izzul047 on: 27 Desember 2008
Menjadi sendirianlah aku ditengah keramaian
halte bus mipa ini ternyata besar
mendadak menjadi sempit, karena hujan menghimpun semua jiwa manusia berantakan berkumpul di satu tempat tersebut
aku merasa hening ditengah hiruk pikuk orang yang salingberbicara
cukup aku melawan perkataan hatiku sendiri yang mengatakan bahwa
diseberang jalan
muncullah dia akhwat yang namanya adalah “yang namanya tidak bisa disebut”
mataku melihatnya
sungguh anggun
Maha Suci ALLAH yang telah menciptakan “akwat tersebut yang namanya tidak bisa disebut”
ia “akwat yang namanya tidak bisa disebut” ada di seberang sana
dengan tegak lurus arah berdirinya a dengan kursi halte yang ku duduki
ia “akwat yang namanya tidak bisa disebut” berjalan dengan langkah kecil kecil
agaknya menuju halte ini.
dingin karena hujan terasa panas di telinga
pernah tidak merasakan gemuruh di dada?