Posted by: izzul047 on: 28 Oktober 2009
Aku sempat menduga menduga jikalau aku akan
Kehilangan kesempatan melihat
Wajahmu nan syahdu kembali
Ke kehilanganmu
Namun jauh setelah waktu lelah berputar
Akankah kau
Kembali dating
Seperti wajah manismu
Sama seperti dulu….
Posted by: izzul047 on: 28 Juli 2009
Sesungguhnya telah tiga bulan purnama, memisahkan aku, rindu kembali melihat wajah bulat dan mata coklat, wahai akhwat yang tidak bisa kuketikan namanya,
Adinda, dari kejauhan tempatku berada, telah sampaikah pada hatimu, seekor kupu-kupu yg kutangkap dari tempatku berada? bentuknya secantik rupamu, di sayapnya telah ku tuliskn bait-bait rinduku, padamu, isinya tergores jelas disayap kupu-kupu yang menawan itu. Tak perlu Ku ketikan lagi, cukup menjadi rahasia kita berdua.
Adinda, ketahuilah, Baca entri selengkapnya »
Posted by: izzul047 on: 28 Juli 2009
Ah,,,,,,, baru satu bulan purnama aku meninggalkan kosku, sebut saja Wisma Mujahid. WAh!!!!!!!! kangen melihat kembali wajah penghuni wisma yang begitu unik, nggak dijual dimana-mana tuh. Tapi apa boleh buat sobat, kita berpisah buat sementara waktu. Aku akan pergi KKN untuk sementara waktu, aku akan pasti kembali tapi engkau jangan nakal ya. (seperti lagu aja)
Btw, tempat KKN ini tidak begitu meyeramkan seperti yang dibayangkan. PASAMAN, begitu daerahnya. Kalau enggak PAS Baca entri selengkapnya »
Posted by: izzul047 on: 18 Juni 2009
Kalaulah ditanya untuk apa semuanya ini? Akupun tak bisa menjawabnya dengan pasti. Seakan-akan aku yang telah lama bergelut di dalam dunia ilmu pengetahuan alam tidak lagi menjadi tempatku. Tetapi rasanya menjadi seorang sastrawan sajalah. Mengapa tidak? Setiap hari bahkan setiap detiknya ide-ide keromantisanku muncul begitu saja tak seprti memperlajari ilmu kimia perlu seminggu barulah paham.
kalaupun ditanya lagi bagaimana aku bisa melahirkan untaian demi untaian kata-kata yang mengalir begitu syahdunya? akuoun tak bsa menjawabnya. dan kika ada yang bertanya. Aku hanya diam membisu bukannya pelit membagi ilmu. Apabila dipenanya bersikeras menginginkan jawabannya. Aku pun cuma bisa menjawab.
“Karena ada seorang wanita Baca entri selengkapnya »
Posted by: izzul047 on: 20 Mei 2009
Tak peduli
seberapa malam dengan bulan purnama terlewati
terdengar sebuah suara
Bertuturlah cinta
Mengucap satu nama
entahlah, memandang bayangannya saja ku pun tak mampu
apalagi menyebut satu nama, nama dari akhwat yang tak bisa-bisa kusebut namanya, dihadapan duniawi
nama yang pendek namun
hati ini bergetar aneh daripada yang biasanya karena merdu namanya lebihi syair
padahal bertemu dalam pertemuan pertama kami tiada berhembus angin yang mengusik kalbu
Namun waktu yang telah menrajut
diam-diam tanpa sepengetahuan akhwat yang tak bisa kujelaskan jatidirinya
Posted by: izzul047 on: 19 April 2009

Sempat
ditengah malam nan pekat
wajahku nan begitu bulat
entah mengapa menjadi pucat
menjelma ditimu bagaikan gamat
di sela pikiranku dengan cepat
senyummu tergambarkan dengan tepat
Posted by: izzul047 on: 5 April 2009
Posted by: izzul047 on: 22 Maret 2009
Sesungguhnya
sungguh begitu indah adanya
setiap untaian demi untaian
setian butiran demi untaian
intan, mutiara, permata, berlian
yang melingkar disetiap sudut
keindahan, kecantikan dan jelitanya
wanita yang kucintai
sesungguhnya
sungguh adanya indah begitu
dirinya\; wanita yang aku-
cintai segenap hidup diriku
dengan keamalan jiwanya menjadi
hiasan\; perhiasan yang menghiasi
lubuk hati sanubari aku
sangat menyenangkan dan menyenangkan
Posted by: izzul047 on: 1 Februari 2009
Zokure
keberadaanmu teman tlah berlari selama 3tahun
dan selang seminggu ini dua teman ku yangmenyayangi aku tentunya (dalam tanda kutip) sedang mengalami musibah lewat untaian sms berantai yang saling terkirimkanmujua ndak dapek diraih malang indak dapek ditolakAllhamdulillah, walau nyawa dapat disambung akan kan tetapi hanya cahaya doa yang dapat mengintip betapa telah menyehat mereka berdua saat ini Billy Hanaldo putra (06 132 055) dan Dewi Permata Sari (06 132 061) mereka berdua terbaring lemah di rumah sakit berbeda karena sakit yang berbeda tentunya yang terjadi dalam rentang waktu yang berbeda ah, sudahlah terlalu tragis untuk diceritakan ….
Posted by: izzul047 on: 29 Januari 2009
ya ALLAH
dulu dan kini aku menaruh rasa
pada seorang
akhwat
“yang tidak bisa ku ketik namanya”
“yang tidak bisa ku ketik dimana rumahnya”
hanya perasaan diam-diamku padanya yang sanggup keketikkan
meski kisah ku ini
tak seheboh seperti film hollywood
tak seroman seperti film bollywood
tak sewarna-warni seperti animasi jepang
tak sekeras dan seplagiat seperti sinetron indonesia
untuk seorang akhwat “yang tidak bisa ku ketik namanya”
Posted by: izzul047 on: 27 Desember 2008
Menjadi sendirianlah aku ditengah keramaian
halte bus mipa ini ternyata besar
mendadak menjadi sempit, karena hujan menghimpun semua jiwa manusia berantakan berkumpul di satu tempat tersebut
aku merasa hening ditengah hiruk pikuk orang yang salingberbicara
cukup aku melawan perkataan hatiku sendiri yang mengatakan bahwa
diseberang jalan
muncullah dia akhwat yang namanya adalah “yang namanya tidak bisa disebut”
mataku melihatnya
sungguh anggun
Maha Suci ALLAH yang telah menciptakan “akwat tersebut yang namanya tidak bisa disebut”
ia “akwat yang namanya tidak bisa disebut” ada di seberang sana
dengan tegak lurus arah berdirinya a dengan kursi halte yang ku duduki
ia “akwat yang namanya tidak bisa disebut” berjalan dengan langkah kecil kecil
agaknya menuju halte ini.
dingin karena hujan terasa panas di telinga
pernah tidak merasakan gemuruh di dada?
Posted by: izzul047 on: 11 Desember 2008
Posted by: izzul047 on: 11 Desember 2008
tak terasa ada duka didalam kebahagian
tak terhitung ada tawa ditengah kesediahan
wahai temanku!
wahai sahabatku!
ketahuilah bahwasanya pertemanan ini hanya karena mencari ridho ALLAH
Posted by: izzul047 on: 23 November 2008

perjalanan ini sunggu amat menyedihkan dan melelahkan, ku ingin kau ada disampingku ku mendampingku
berjalan dan aku terus berjalan, menyelusuri jejak kaki yang pernah ada

pengembaraan ini terus berjalan selama matahariku belum sirna dalam hati menerangi sisi gelapku, ku terus mencari bidadari yang mukanya secerah bulan purnama
Posted by: izzul047 on: 23 November 2008
KETIKA diriku sedang menuju pulang ke Bukittinggi untuk memenuhi rasa kangen ku pada orang tua di kampung halaman, singgahlah diri ini di suatu sudut kota padang untuk indah sebelumnya. Terpotret lah sebingkai kekuasaan ALLAH SWT.

sungguh indah menawan matahari yang sedang berjalan menuju rumahnya untuk beristirehat sementara waktu
Sedang beberapa hari sebelum ini ku amati setitik air yang jatuh dari langit sebagai berkah ALLAH SWT untuk diri kita, setelah bumi itu tandus
- setitik air sunggu berarti buat kehidupan