Posted by: izzul047 on: 9 Agustus 2008
TIDAK HARUS ENGKAU,
NAMUN AKU MALU MENEMUI RABB KU DALAM KESENDIRIAN
ALLAHDULILLAH,
Makin lama SEMAKIN dewasa lah kita, beranjak dari masa remaja dan kini nyaris keluar dari masa transisi itu.
Tak seperti dulu kala, begitu aku mudahnya merasa sebuah kebaikan dari seorang wanita bisa menyebabkan berseminya cinta di hati seiiring dengan berseminya jerawat di pipi.
Namun, sekarang, semakin aku mendalami samudera arti cinta, semakin mengertilah aku maksud ALLAH menciptakan manusia dalam berpasang-pasang agar kita saling mengerti dan saling menutupi satu sama lainnya.
Seiring bejalan dengan waktu, sering aku melihat sesosok wanita lewat hati. Berbeda dengan aku dulunya sebatas tertahan di hati, maka ia lah menjadi ratu di hati ini. Kini kudapati ia yang berwajah biasa, dengan polesan kesederhanaan, membuat hati ini condong padanya melihat dan mendengar warna keislamannya begitu kental.
Sekarang ku pasrahkan pada ALLAH SWT, bila ia adalah jodohku, tentu kelak di bulan pun akan berjumpa.
Sekarang ku hanya harus meningkatkan konsentrasi iman ini dalam erlenmeyer hati, agar aku bisa menuntut wanita yang nantinya menjadi bidadari dalam sisa hidupku, bisa ku bimbing
Ingatlah wanita itu terbuat dari tulang rusuk, apabila dikeraskan maka ia akan patah namun bila dibiarkan saja ia tetap bengkok selamanya …