Posted by: izzul047 on: 14 September 2008
“Tidak harus engkau, wahai ukhti!!!!
NAMUN AKU MALU MENEMUI RABB KU DALAM KESENDIRIAN”
Sudah beberapakali bulan purnama berlalu, bulan bulat bercahaya mirip dengan wajah putih ayunya. Membayangkan dirimu untuk saat sekarang bukanlah suatu yang baik untuk kesehatan iman seorang ikhwahnul muslimin.
Bagaimana caraku untukĀ Ghadhdhul Bashar, menundukkan pandangan , mengingat setiap saat diriku akan menenui dirinya dalam setiap kesempatan yang selalu bemunculan.
Untuk sementara waktu biarlah ALLAH yang menakdirkan kita, kulupakanmu bukan berarti hilangnya engkau dalam cita-citaku dalam membentuk keluarga sakinah, wahai ukhti, calon istriku, namun daripada fitnah bermunculan di setiap episode anak adam dan hawa.
11 Desember 2008 pada 14:39
subhannallah..,allahu akbar!!!,
semoga Allah memeberi kita kemudahan dalam niat dan cita serta cinta kita demi NYA,kernaNYA.amin….